Remaja merupakan tahap pendewasaan dimana
seseorang mulai menggunakan pemikiran yang lebih fokus daripada
sebelumnya. Berfikir mengenai kata “remaja” sering muncul konsep dalam
pikiran kita bahwa tahap tersebut merupakan tahap yang paling indah yang
hanya muncul satu kali, mengapa demikian???. Tahap remaja tanpa
disadari sering menghampiri diri kita dengan berbagai pengalaman yang
indah, contohnya adalah saat – saat remaja sering kali setiap orang
mengenal lebih banyak orang lain melalui komunikasi terlebih lagi saat
ini telah muncul berbagai media jejaring social, atau dimasa remaja kita
lebih mengenal lawan jenis dengan berbagai macam kepribadian mereka,
dan yang sering terjadi adalah disaat remaja lebih mendorong seseorang
untuk mencoba hal – hal yang baru denan harapan agar segala kemampuan
yang dimiliki remaja dapat dieksplorasi lebih baik dari masa – masa
sebelumnya .
Membahas mengenai “remaja” penulis
mencoba memaparkan berbagai permasalahan yang sering muncul pada remaja
secara universal. Munculnya masalah – masalah remaja tentunya disebabkan
oleh factor – factor yang sangat mempengaruhi remaja khususnya era
globalisasi saat ini. Adapun masalah tersebut adalah sebag
ai berikut;
- Masalah Cinta
- Masalah Orang tua
- Masalah keuangan
- Masalah pendidikan
- Masalah pertemanan atau pergaulan
Masalah cinta
Cinta merupakan kata yang sering muncul
dikalangan remaja saat ini, kata tersebut sering digunakan oleh remaja
terhadap lawan jenisnya bahkan sebagai penulis blog ini . Terkadang
sering kita mendengar remaja menyebutkan, “ aku cinta kamu, yang!!”, atau kata cinta digunakan remaja seperti berikut ini, “sumpah, sampai saat ini aku loh masih cinta kamu gag ada yang lain kog”, atau yang sering muncul di media jejaring social facebook adalah kalimat berikut ini, “hari ini aku senang jalan ma kamu, LOVE U XXXX”, atau kalimat berikut ini, “ gag pernah q berfikir tuk ninggalin kamu XXXXX, YYYYY selalu cinta XXXXX.,, mmmmuaaacchhhh”, bahkan
kata berikut ini muncul di berbagai lagu seperti lagu ciptaan ahmad
dhani “ cinta mati” dan lagu – lagu lainnya. Hal tersebut menunjukkan
bahwa kata “cinta” memang merupakan kata umum yang gemar digunakan
remaja untuk mendapatkan lawan jenisnya atau untuk mengungkapkan
perasaan terhadap sang pujaan hati para remaja.
Selanjutnya lebih jauh “cinta” digunakan
untuk lebih kearah ekspresi seseorang terhadap perasaannya baik terhadap
pacar, guru, orang tua, teman, club olahraga, maupun orang yang ingin
kita miliki namun kita tak mampu mewujudkannya, akan tetapi hati –
hatilah para remaja saat ini muncul fakta bahwa “cinta” sering menjadi
masalah – masalah yang terkadang sulit diatasi. Salah satu contohnya
adalah cinta sering membawa perasaan remaja kearah gundah gulana,
mungkin sebagian dari kalian para pembaca blog ini yang telah atau
sedang dalam masa remaja pernah berfikir “padahal kemarin dia bilang cinta aku, tapi knapa hari ini dia gg ada kabar ya???”,
ekspresi tersebut menunjukkan remaja sedang gundah memikirkan orang
lain, memang benar cinta merupakan sesuatu yang indah akan tetapi
terkadang membuat perasaan seseorang menjadi terluka bahkan sakit yang
mendalam seperti hal yang mungkin pernah dialami pembaca blog ini yaitu
permasalahan putus cinta para remaja dengan lawan jenis yang kerap
membuat beberapa remaja menjadi terluka dan melupakan segala hal –hal
lainnya. Apakah ini yang dimaksud dengan cinta yang sesungguhnya???
Menurut pendapat penulis mungkin cinta merupakan anugerah dari Tuhan kepada manusia untuk mengungkapkan perasaannya,
akan tetapi sebagai remaja selayaknya perlu untuk mengkontrol alur
cinta dalam kehidupan kita, mungkin sebagai remaja kita pernah mengalami
masa sulit namun kita sebagai remaja sebaiknya berfikir bagaimana
menjalani hidup dengan lebih baik.
Masalah orang tua
Orang tua merupakan rumah bagi seorang
remaja untuk tinggal, namun terkadang orang tua dapat menjadi air bagi
penyejuk jiwa para remaja saat ini. Orang tua merupakan tumpuan bagi
segala anaknya, ayah dan ibu merupakan cermin atau figure bagi segala
anaknya. Masalah yang sering muncul dari berbagai remaja saat ini adalah
problematika dengan para orang tua, sering masalah ini terjadi
disebabkan akan adanya “perbedaan keinginan atau kepentingan”. Contoh
yang terjadi misal karena kesalahpahaman antara orang tua dengan remaja
adalah permasalahan prinsip maupun keyakinan, sering terjadi keinginan
remaja tidak sejalan dengan keinginan orang tua atau orang tua sering
memaksakan kehendak agar remaja mengikuti keinginannya.
Disisi lainnya sering muncul masalah
antara orang tua dengan anak akibat kesibukan – kesibukan yang muncul
dari berbagai kegiatan. Contoh karena kesibukan orang tua kerap kali
kurang memperhatikan para anak remajanya sehingga para remaja beralih
kearah hal – hal negative, seperti penggunaan obat – obat terlarang,
atau melakukan perbuatan illegal. Akan tetapi bukan hanya orang tua saja
yang dapat melakukan “misscommunication” namun para remaja kerap
melakukan kegiatan atau kesibukan tanpa memberikan peluang untuk sekedar
sharing dengan para orang tua, sering terjadi para remaja berkata, “ aq
sibuk yah , bu, ni da urusan penting yang hal itu ntar ja deh!!”, atau
yang kerap terjadi remaja menggampangkan perintah orang tua demi hal –
hal yang dianggap lebih baik dengan teman – teman sepergaulan.
Masalah keuangan
Uang
memang bukan segalanya di dunia ini, akan tetapi remaja sering kali
dilanda oleh masalah keuangan. Contoh permasalahan yang sering muncul
adalah remaja anak kos sering mengalami kesulitan keuangan mulai dari me-managemen
keuangan hingga kesulitan mengenai tagihan pembayaran rumah kos.
Keuangan salah satu factor remaja tidak dapat mengembangkan dirinya
maupun tidak dapat mewujudkan keinginannya, misal seorang remaja ingin
membeli laptop baru yang pada dasarnya laptop tersebut sangat penting
bagi kehidupan remaja khususnya bagi para pelajar, akan tetapi hal
tersebut tidak dapat terwujud karena uang para remaja kerap kali
digunakan untuk kebutuhan yang penting lainnya.
Selanjutnya, Keuangan disaat remaja
merupakan hal pembelajaran dari setiap masing – masing individu, lebih
tepatnya remaja dituntut untuk dapat mempergunakan uang dengan baik.
Terkadang, sebagai remaja sulit sekali untuk menggunakan uang
seperlunya, sebab ukuran dari kata “seperlunya” antara remaja satu
dengan remaja lainnya sangat berbeda sebagai contoh mungkin bagi remaja
yang mempunyai kerja akan mudah menggunakan uang untuk belanja lebih
dari 1 juta namun bagi remaja yang tidak mempunyai pekerjaan dan masih
harus memenuhi kebutuhan penting lainnya seperti pendidikan, maka remaja
tersebut akan sulit untuk mewujudkan keinginan berbelanja lebih dari 1
juta. Dengan demikian, Sulit menggunakan uang dengan seperlunya
mempengaruhi kondisi kehidupan remaja bahkan hal tersebut akan
mempengaruhi kehidupan dimasa depan.
Keuangan remaja kerap berkaitan dengan
gaya hidup setiap pribadi, terkadang terdapat beberapa remaja yang
menggunakan uangnya untuk sekedar jalan – jalan atau hang out namun
terkadang remaja tidak memikirkan factor lain, seperti kenaikan bbm yang
besar pengaruhnya terhadap pengeluaran para remaja. Pada kenyataanya
gaya hidup remaja memang berbeda – beda, sehingga hal tersebut
mempengaruhi tingkat interaksi para remaja satu dengan yang lain, misal
remaja yang bekerja untuk memenuhi kebutuhannya akan sulit berinterkasi
dengan remaja yang sering “dugem” dari contoh tersebut menunjukkan tingkat keuangan akan mempengaruhi pergaulan maupun pengembangan diri para remaja.
Masalah pendidikan
Pendidikan merupakan suatu keharusan bagi
setiap orang khususnya remaja, hal tersebut dikarenakan factor
pendidikan merupakan hal penting bagi penunjang hidup masa depan maupun
masa sekarang. Di era modern saat ini remaja dituntut untuk dapat
menuntut ilmu maupun mengaplikasikannya, namun terkadang untuk
mewujudkan dua hal tersebut pendidikan dapat menghalangi remaja. Salah
satu contohnya, system birokrasi pendidikan saat ini menuntut remaja
mampu mengerjakan segala standart kompetensi yang ditentukan oleh
pemerintah, namun kenyataannya banyak para remaja yang mengalami
frustasi bukan karena ia tidak mampu memenuhi standart tersebut akan
tetapi karena ia tidak lebih berusaha dalam memenuhi standart
pendidikan. Salain dari pada itu factor pendidik atau yang sering
disebut guru juga mempengaruhi tingkat pendidikan seorang remaja, bahkan
standart kompetensi pendidikan terkadang dibuat rumit padahal dengan
berbagai persoalan para remaja saat ini tentu standart tersebut akan
sulit dicapai.
Penulis dalam hal ini menggambarkan pada
film 3 Idiots dimana 3 tokoh utuma pada cerita tersebut menggambarkan
kehidupan remaja yang pada dasarnya dunia pendidikan selalu diikuti
dengan persaingan satu dengan yang lain bahkan remaja satu dengan yang
lain terkadang berlomba dengan cara tidak sehat. Akan tetapi remaja
seharusnya bukan lagi ditentukan arah yang mana namun remaja menentukan harus kearah mana, seperti
halnya dalam pendidikan memang perlu ada persaingan tetapi dalam
persaingan seharusnya tidak boleh menekan batin para remaja.
Permasalahan lainnya yang berkaitan
dengan pendidikan para remaja ialah masih tidak menyebarnya fasilitas
yang merata maupun kesempatan yang dimiliki dikalangan remaja, dalam hal
demikian remaja akan terhalangi untuk mengembangkan potensi akademik
dan non akademik remaja.
Masalah dengan Teman
Pertemanan merupakan hubungan yang sering
didapatkna didunia para remaja, hal ini menunjukkan bahwa pertemanan
merupakan ditambah lagi saat ini telah banyak media jejaring yang akan
mempermudah hubungan pertemanan remaja. Dengan demikian, pertemanan
antara remaja saat ini berkembang dengan pesat dari sebuah hubungan
pertemanan terdapat hal positif maupun yang negative. Hubungan dengan
teman dapat digambarkan dengan sebuah sisi yang ada dalam koin yaitu
sisi positiv, sehingga remaja selayaknya menggunakan kesempatan berteman
satu dengan yang lain dengan sebaik mungkin. Adapun sisi positif dari
sebuah pertemanan ialah sebagai berikut ;
- Pertemanan membuat remaja lebih mengetahui banyak informasi,
- Pertemanan membuat remaja dapat mengenal lawan jenis lebih baik lagi,
- Pertemanan membuat remaja dapat lebih eksis dalam kehidupan,
- Pertemanan merupakan salahsatu media untuk mencari jati diri.
Sedangkan sisi negative dari pertemanan ialah;
- Pertemanan dapat mengarahkan remaja kepada pergaulan yang negatif seperti seks bebas, atau penggunaan narkoba
- Pertemanan dapat mengalahkan perhatian remaja dalam hal penting
lainnya, seperti remaja terkadang mengorbankan pendidikan untuk sebuah
pertemanan.
- terkadang pertemanan membuat remaja berfikiran subyektif, sehingga
apabila remaja memiliki sahabat ia akan cenderung memihak teman akrabnya
tersebut daripada orang lain .
pertemanan terkadang membuat dampak yang
baik bagi seseorang, namun apabila sebuah pertemanan menjadi pecah atau
terjadi konflik, hal tersebut dapat membuat remaja mengalami
permasalahan dalam interaksi sosial dan bahkan terhadap seseorang yang
awalnya menjadi teman kemudian menjadi renggang akan berdampak menjadi
saling bermusuhan dalam jangka waktu yang panjang.
Demikian adalah paparan yang dapat
disampaikan penulis mengenai masalah – masalah yang sering terjadi
dikalangan remaja. Pada dasarnya memang remaja sangat dipengaruhi oleh
faktor lingkungan dalam pembentukan karakter, khususnya bagi remaja
sangatlah penting untuk dapat mempelajari lika – liku atau jalan hidup
guna menemukan jati diri. Kelima masalah yang tercantum dalam blog ini
dimaksudkan agar para pembaca dapat memahami sebagian besar masalah yang
sering ditemukan remaja dan menemukan solusi apabila terdapat masalah
remaja pada diri pembaca atau orang lain. Saran penulis, remaja
sebaiknya harus lebih berhati – hati dan lebih pandai dalam mengambil
keputusan supaya para remaja nantinya akan menjadi sosok pribadi yang
baik.